Sabtu, 19 November 2011

Diandra dan Pricilia


                                                           Diandra dan Pricilia


Pada suatu hari di kota bunga ada orang tua membawa dua bayi saat mereka terjatuh mereka kehilangan salah satu bayi bayi mereka.sementara itu ayah dari bayi itu terus mencari tetapi dia tidak mendapatkan sang bayi,bayi itu terbawa arus sungai dan ditemukan oleh orang kaya raya dan bayi itu dianggap anak oleh mereka dan diberi nama pricilia sedangkan yg dibawa oleh orang tuanya diberi nama diandra.saat mereka dewasa mereka dipertemukan tetapi diandra menjadi babu pricilia,pricilia sangat kasar pada diandra,ibu pricilia menyekolahkan diandra disekolah pricilia,pricilia merasa dia terngganggu dg adanya diandra disekolahanya alhasil beberapa minggu kemudian pricilia berbicara kasar pada diandra “heh diandra loe itu cuman babu disini jadi loe itu sampah dirumah ini tau ngga’ jadi loe ngga’ boleh deketin temen-temen guwe tau” “baik non tapi saya...” “udah deh ngga’ tapi tapian”.keesokan harinya pricilia sakit dan dia ditangani dokter reza dan ternyata pricilia suka pada dokter reza tetapi dokter reza suka kepada diandra,pricilia tidak terima akhirnya sebulan kemudian ada pengumuman dan semua gadis di kota bunga boleh ikut untuk memikat hati dokter reza dan yg bisa memikat hati dokter reza ia akan ditunangkan dg dokter reza saat pricilia tau dia melarang diandra ikut pergi ke pesta itu,diandra menangis sampai akhirnya sahabat pricilia datang dan memberi gaun dan sepatu dan mereka juga ingin menjadi sahabat diandra “terima kasih diva,giva,natasya,dan qitara” “sama-sama lagi pula kami juga lelah bersahabat dg pricil dia seperti bos dan dia sombong”.merekapun pergi ke pesta reza langsung menyambut diandra dg senang tetapi pricilia tidak suka dg datangnya diandra lalu pricilia mengajak pulang diandra dan memarahi diandra “heh,diandra kerja aja ngga’ becus sok ikut ke pesta lagi heh loe tuh harusnya ngaca loe tu siapa dan reza tu siapa karna loe ngga’ pentes buat reza dan yg pantes buat reza tu guwe tau?” “baik non...” “ngga’ usah baik baik aja ntar loe ingkar janji lagi” “ngga’ non” “awas loe kalo loe bilang ke papah sama mamah atau siapa aja”.sudah sebulan diandra disiksa pricilia akhirnya pricilia sakit leokimia dokter reza coba membantu tetapi kalau sudah takir tak bisa diubah saat proses pendonoran sum-sum tulang belakang dg diandra yg ternyata saudara kandung pricilia,pricilia meninggal karna sudah tidak tahanakhirnya diandra bahagia dg reza.....




                                                          The End

Sekar Ayu Dias Mahadewi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar